You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSN di Kelurahan Palmerah Monitoring 52 Rumah Warga
photo Istimewa - Beritajakarta.id

PSN di Palmerah Sasar 52 Rumah Warga

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) digelar di RW 05, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

"Kami melakukan PSN dengan menyambangi sebanyak 52 rumah warga,"

Lurah Palmerah, Zaenal Ngaripin menuturkan, PSN di RW 05 dilakukan oleh puluhan petugas terdiri dari ASN kelurahan, puskesmas, Jumantik, kader PKK, pengurus RT/RW dan Satpol PP.

“Kami melakukan PSN dengan menyambangi sebanyak 52 rumah warga. Hasilnya, sebanyak tiga rumah ditemukan jentik nyamuk,” ujar Zaenal, Jumat (29/11).

Angka Bebas Jentik di RW 08 Kelurahan Gunung Capai 99 Persen

Dikatakan Zaenal, dalam kegiatan itu, petugas mendatangi rumah warga secara door to door. Petugas langsung bergerak menyisir tempat penampungan air, kolam ikan, pot buang, dan lain sebagainya untuk memeriksa keberadaan jentik nyamuk.

“Kami menemukan jentik nyamuk di tiga rumah warga. Selanjutnya pemilik rumah kami beri edukasi agar di rumah tersebut tidak ada lagi jentik nyamuk,” katanya.

Yuniarsih (43), warga RT 05/05, Kelurahan Palmerah, merespons positif kegiatan PSN yang digelar di wilayah permukimannya.

“Semoga dengan gencarnya PSN, dapat mencegah timbulnya penyakit demam berdarah dengue di wilayah kami,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6722 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5657 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2709 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2102 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1870 personAnita Karyati